Halaman

Senin, 28 Oktober 2013

Mari merenung dan berfikir kawan!


MAKNA SEBUAH TITIPAN
(WS Rendra)

Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku,
bahwa sesungguhnya ini hanya titipan, bahwa mobilku hanya titipan Nya, bahwa rumahku hanya titipan Nya, bahwa hartaku hanya titipan Nya, bahwa putraku hanya titipan Nya,

Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya, mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku?

Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?

Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?

Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?

Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah, kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka, kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan bahwa itu adalah derita.

Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak rumah,
lebih banyak popularitas,
dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan,

Seolah semua “derita” adalah hukuman bagiku.

Seolah keadilan dan kasihNya harus berjalan seperti matematika:
aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan
Nikmat dunia kerap menghampiriku.

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan Kekasih.
Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku”, dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku,

Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah…
 
Lalu apa yang terlintas mengenai puisi tersebut? Entahlah.

Minggu, 29 September 2013

Menghabiskan Jatah Gagal!


Jreeeng!!
                Sepi bukan berarti hilang, diam bukan berarti lupa, jauh bukan berarti putus hubungan. Karena diantara kami ada satu ikatan yang tak mudah dilupakan yaitu PERSAHABATAN. Dimana terdapat kenangan, suka dan duka. Kami menyediakan waktu untuk satu sama lain, memahami kepentingan  untuk menciptakan memori-memori baru dan membangun yang lama. Meluangkan waktu untuk tertawa, mendengarkan, berbagi, mengkritik, menguatkan, membesarkan hati, dan menumbuhkan persahabatan yang lebih dalam.
Jumat, 27september 2013, ditegah kegalauan yang melanda kami (tepatnnya aku). Tanpa disengaja kami meluangkan waktu untuk menciptakan memori-memori baru dan membangun yang lama hahah. Membuat kue, sesuatu yang tidak direncanakan. Let’s beggin!!!
Pertama kita siapin bahan-bahan, nihh daftarnya: Terigu tiga sudut, Telur yamayam, Kupu-kupu pengembang, Pasir putih pemanis, Vanilla essence, Food coloring, Cup kertas, Air penghangat dan bahan rahasia. Mihihi terus kita mulai buat deh, masukin telur yang udah dikupas *eh =,=, terus masukin vanilla essence terus kupu-kupu pengembang jgn lupa lalu kocok seperempat lagu. Udah gtu masukin deh semua bahan-bahan yang tersisa, kocok sampe ngembang, kurang lebih empat lagu. Bagi rata kebeberapa mangkok untuk dikasih warna, kasih pewarnanya cukup tujuh tetes aja keculi untuk warna kuning yang aga manja kita butuh sebelas tetes. Hahhh, biar lebih seru masukin adonannya ke plastik segitiga khusus kue dan selamat  berkreasi. Kalo semua adonan udah masuk cetakan tinggal dikukus deh selama dua lagu. Pas lagu kedua selesai… *jreng* kue-kue cantik nan imut itu sudah tersenyum merekah menanti uluran tangan kita untuk segera ditata dan dihidangkan :’) Nb: selama proses pembuatan kita ga pake perhitungan waktu, setiap lagu jadi patokan hitungnya. *efek ga bias lepas dari yang namanya mp3*


Dan dunia perlu tahu ini karya kue kukus pelangi pertamanya aku dan uci yang berhasil merekah, mengambang dengan cantik sempurna, tidak seperti karya-karya kita sebelumnya yang kelihatan berbentuk seperti atap bosca, jamur atau entahlah apa itu yang pasti tak nampak seperti bolu kukus pada umumnya. *silahkan bayangkan* disini kita ngebuktiin bahwa bukan cuma Thomas Alfa Edison aja yang bisa jadi populer karna usahanya yang tanpa henti demi menciptakan bola lampu. Demi buat sebuah bolu kukus yang tersenyum cantik itu ternyata ga semudah  resep yang diwariskan para ibu-ibu yang sudah lebih terdahulu membuatnya. Entah udah berapa kilo terigu dan bahan lainnya yang udah kita habiskan, disini kita amat beruntung atas kehadiran dua makhluk ajaib (dua makhluk ajaib= kaka beradik yang sering diceritakan pada postingan-postingan sebelumnya, yang selalu sukses buat aku dan uci galau akut) yang rela menjadikan perut mereka sebagai tong sampah bagi kue-kue kita yang gagal dalam segi penampilan untuk rasa….. silahkan tanya pada mereka. Hihi
Oya, dibalik kesuksesan kami hari ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selama proses pembuatan, cek it out…. Pastikan kalian belom mandi, kenapa? Demi untuk menghemat air dan waktu, selama proses kita ga akan lepas dari yang namanya keringet dan adonan-adonan nakal yang hinggap di manapun sesuai pergerakan yang ada. Terus situasi kondisi dapur juga perlu diperhatikan, sedikit gangguan bocah cilik yang penasaran dengan apa sedang kita buat menjadi sedikit bumbu emosi yang tertuang selama proses pembuatan, ditambah ocehan wanita tersegala-galanya penguasa dapur yang selalu berteriak “gas urang!” ya pengkodean klasiklah. Belum lagi insiden pecahnya gelas. Pecahkan saja gelasnya! Biar ramai.. =__=  Hihi pokonya itu menambah semarak proses pembuatan. Terakhir jangan lupa charge hape dan siapkan playlist yang menunjang kebutuhan kita, sebaiknya hindari lagu galau, tapi gamasalah sih sesuai selera aja. Hahah, oya jangan lupa juga untuk cari tong sampah sebagai penampungan sekaligus komentator demi terwujudnya karya terbaik, tong sampah disini juga befungsi sebagai tempat pamer ketika kue kita tersenyum dengan ceria! 
Sedikit iklan, hari ini hari ketiga pasca galau setelah tau kamu bersama yang lain! Ah sudahlah !!!

Rabu, 21 Agustus 2013

Kenalan Baru - Graffiti

Halooo kertas digital. Coretan kali ini bertema “kenalan Baru”. Sebelum kenalan ada sejarahnya loh, cekidot… Haha 
Dulu sebagai pelajar anti vandalisme awalnya gue ga suka sama coretan-coretan yang gue liat di tembok bangunan, kolong jembatan, di sepanjang jalan, sampe di fasilitas umum.. coretan-coretan itu dibuat pake cat semprot, yang bentuknya masih ga bisa gue terka  gambar apa  dan gimana cara bacanya. Sampai akhirnya gue tau coretan-coretan itu namanya “Graffiti”. Wooohho keren juga ternyata namanya xD. Tapi tetep dulu itu ga suka aja liatnya, kata ceman-ceman cowo bau mbee sih Graffiti itu  keren-gaol-trendy *wayaooou. Mereka selalu tanya kenapa gue ga suka liatnya padahal gue kan calon seniman, mihihi K. Dan akhirnya mereka menyimpulkan gue ga suka karena gue ga ngerti dan ga bisa bacanya *jirrr. Eh tapi mungkin mereka benar. Haha 

contoh graffiti =,=

*Singkat cerita* *beberapatahunkemudian* (dalam kondisi sebagai mahasiswi yang menjadi bagian dari UKM Seni Budaya angkatan 10 yang belum mempunyai nomer ke-anggotaan) .
Setelah mengenal UKM Seni Budaya atau bisa disingkat USB ini gue nemuin sesosok manusia yang gue suka banget. Ecieeh suka. Suka? Yap! Gue suka banget sama  Tangan Ajaib-nya.  Hih, Tangan Ajaib? Ng… jadi dia itu Bomber atau Dalang Graffiti dan dia selalu bilang “Graffiti make me Rich”.  Hasil coretan-coretan dia ituuuu ajaib banget bisa buat semua mata tersihir. Haha serius! Sulit dibayangkan K dan finally dia mengalihkan dunia ku dan ceman seperjuangan yang sama-sama mengagumi hasil karyanya itu. Sekarang gue lagi ngumpulin minat dan keyakian untuk bergabung dalam dunia cat semprot itu. Doakan saja.. PR pertama, tepatnya langkah awal terjun kedunia cat semprot. Jadi PRnya itu ditugaskan untuk cari sejarah graffiti ,cari contoh gambar di mang google dgn keyword “graffiti” terus ditiru sedemikian rupa biar progresnya lancaaar.


Let’s begin! Wohhhoooo \O/

Kamis, 18 Juli 2013

Aku, Kamu, Dia dan Dirinya

Entah apa kata yang tepat untuk kasih judul tulisan ini. Semuanya udah ga bisa dijelasin lagi sama kata-kata. Disini aku ga tau loh aku salah apa. Aku ga ngerti apa-apa, kalian (kalian = kamu, dia dan dirinya yang selalu berhasil buat aku semangat, moody, cemburu dan lainnya) tiba-tiba berubah dalam beberapa hari ini. Kamu, mungkin kamu udah lupa caranya pamit, lupa gimana caranya bales sms aku, lupa juga untuk sekedar bales mention atau kirim chat. Dia, dia yang selama ini aku udah anggap “kakak”nya aku tiba-tiba lupa juga gimana caranya nyapa, caranya  tenangin aku, padahal selama ini setiap ada masalah dia selalu hadir jadi orang nomor satu yang dengerin aku curhat, selalu ngajarin gimana caranya sabar, pokonya dia paling tau aku harus gimana dan mau apa. Dirinya, dirinya itu seseorang yang akhir-akhir ini selalu buat aku cemburu, mungkin aku belum terbiasa dengan kehadiran teman-teman barunya yang sangat mengurangi intensitas pertemuan kita, mengubah cerita, dan mungkin membuat dirinya lebih nyaman untuk terus bersama mereka dibandingkan dengan aku disini. Cemburu? Ia cemburu, cemburunya itu tuh ngelebihin aku cemburu liat kamu mention-an, sms-an, komentar status cewe-cewe atau nge-like foto cewe-cewe itu! *elusdada..


Dulu nih ya, masalah kaya gini tuh udah pernah kita hadapi bersama. Dulu masalah perizinan aku untuk sekedar main sama kalian itu ditentang akibat gosip-gosip tetangga kalian itu yang entah gosipin apa sampe mama ga suka. Disitu kalian sempet mikir untuk ya udahlah gitu kita ga usah main bareng lagi, tapi seiring berjalannya waktu justeru kalian yang buat nguatin aku untuk ga perlu dengerlah kata mereka, toh yang rasain kan kita. Peduli amat gitu sama mereka yang ga tau apa-apa tentang kita. Dan disitu ngerasa beruntung banget punya kalian. Kalo ga salah kejadian itu sebelum puasa taun kemaren tuh kan udah lama banget. Jangan salah loh kita bisa sampe kena masalah yang hampir sama kaya gitu  sekarang ada perjuangannya. Perjuangan? Ia perjuangan. Mungkin sedikit alay pake berjuang segala. Tapi serius ini perjuangan. Perjuangan kita bisa terus bareng-bareng setelah masalah itu sampe sekarang~ mungkin kalo kita ga berjuang untuk pertahankan per-sa-ha-ba-tan kita yang aneh ini, kita udah bubar dari masalah yang pertama itu.

Apa salahnya sih punya temen sahabat deket satu kampong? Haaa orang-orang yang gosipin kita itu mungkin ga tau gimana serunya punya sahabat, temen main, tempat sharing, dan seru-seruan bangun mimpi bareng, jadi orang-orang itu sirik sampe gosipin kita. Haha

Jujur yah kalo aku sih seneng punya kalian. Kalian tau ga, kalian itu keluarga keduanya aku. Kalo dirumah ada masalah aku pasti kabur kekalian, kalo dikampus ada konflik atau apalah aku cerita sama kalian, kalo ada tugas juga aku selalu minta kalian untuk temenin ngerjain kan? Kadang aku seneng juga jadi punya Tiga Mama, kalo mama yang satu lagi ga ngertiin aku, mama kedua bisa banget ngertiin aku, sampai kadang sengaja buatin makanan-makanan kesukaannya aku biar aku mau makan dan gemuk ujarnya *itutuh sweet banget :’) . Dari mama ketiga aku belajar banyak banget. Kadang salut sama mama ketiga, mama ketiga punya dua anak yang unik, yang ga pernah aku temuin dimana-dimana. Unik? Yap, kadang aneh, kadang nyebelin, kadang baik banget, kadang cuek, kadang ini, kadang itu pokonya sesuatu.

                Kalian tau ga certain paragraph diatas bisa buat aku berenti nangis Bombay dan senyum-senyum sendiri kalo inget tingkah kalian. Sekarang aku lagi ga ngerti masalahnya itu apa. Mungkin ada kata-kata aku yang salah sampe semuanya terungkit lagi atau apa? Kalopun ia, aku minta maaf banget sama kalian. Kenapa sih kayanya aku ribet banget kalian mau jauh-jauhan? Atuh mungkin kalian rasain sendiri, kita itu udah lamaaaaaaa banget bareng-bareng. Kalo tiba-tiba harus terpisah kaya lagunya cakra khan itu sulit. Sulit banget. Taulah sifatnya aku yang sering berlebihan, apa atuh aku mah, baca sms-sms kalian semalem aja nangis-nangis, ga mood makan, ga bisa tidur, ga bisa ngerjain tugas aku yang lagi numpuk itu dan ga mau makan saur, *takut ketauan abis nangis karna mata sembab-sembab* dan tadi mama tanya aku kenapa, sampe dia menyimpulkan kalo aku lagi sakit. Kalian itu ih! Gakasian sama aku? Aku Sayang loh sama kalian. Kalian engga? Oh ya udah! Apa atuh aku mah! Zzzz @#$%%^&*)!idlkwm201#$%*^)&(#*@. Mungkin beberapa hari ini aku mau menghilang. Ga Cuma kalian ko yang setiap ada masalah tiba-tiba ilang kaya tuyul. Aku juga bisa! Good Bye! Miss you! :’*

Jumat, 10 Mei 2013

TAHTA MAHAMERU! *grrrr ●︿●


Mahameru adalah sebutan untuk puncak Gunung Semeru. Gunung tertinggi ditanah Jawa,  tepatnya  di Provinsi Jawa Timur yang berketinggian 3676 meter diatas permukaan laut. Gunung  ini memiliki banyak kisah yang mampu menarik perhatian para pendaki. Salah satunya menarik perhatian seseorang yang paling gue cinta *Oops! Hehe.. ya, tepat ditanggal 8 Mei 2013 kemarin, dia (sebut saja sulton), memulai perjalanannya untuk menaklukan Mahameru, “Puncak Abadi Para Dewa”. Deg!

Gunung berapi ini hingga saat ini masih aktif, harus melewati jalur yang cukup terjal dan cuaca yang sangat dingin (sekitar 15-21 derajat Celcius di siang hari) untuk menggapainya *kata om google* … tuh ya, bayangkan! Rencananya untuk mendaki itu memang sudah didiskusikan jauh hari sebelumnya. Pastilah konsekuensi yang harus ditanggungnya sudah ia persiapkan. Sebagai seseorang yang dia sebut Pacar-nya tentunya gue dukung itu, ya dukung! Walaupun dengan sedikit onyo-nyoo dan se-di-kit rasa ketidak ikhlasan. Duuuuh itu perginya tanggal berapa dong, dia bilang pergi sekitar seminggu dan lihat ditengah-tengah tanggal kepergiannya itu ada tanggal SE-BE-LAS. Emang tanggal 11 Mei itu ada apa? Entahlah~
Katanya dukung tapi ko onyo-nyoo? ya gimana lagi atuh ya.. :’3 kalo ga dukung mana mungkin rela bulak-balik, kesana-kesini temenin liat perlengkapan apa aja yang harus dibawa, beli peralatan sampai perlengkapan yang harus dibawa, dengerin cerita-cerita dia, temenin ini, temenin itu, beliin ini, beliin itu dan banyaaaak lagi. Satu hal yang kurang, saat dia pergi malah bawa bekel juteknya gue, hehe. Beberapa jam sebelum dia pergi sempet tiba-tiba jutek, bete dan muak sama dia. Entah kenapa~

Sepanjang perjalanannya menuju malang, masih sempet sms-an, ngingetin ini-itu kaya biasa. “Aku berangkat dari Jakarta ke Malang, doain ya.. |Ih mau ikuuuut :’( |Nanti ya kita jalan bareng, jangan sedih J | Baiklah ga sedih :’) ..  Allah Bless You Dear {}”. Itu artinya perjalanan panjang dimulai.

“Pergilah kasih. Kejarlah keinginanmu, selagi masih ada waktu. Jangan hiraukan diriku. Aku rela berpisah demi untuk dirimu.. Smoga tercapai sgala keinginanmu”

Yap, semoga apa yang telah diimpikan tercapai, dan dimudahkan prosesnya. Satu hal yang pasti, semoga selamat sampai di rumah kembali! I’m gonna miss you! :’*

Selasa, 30 April 2013

Evertything in May! #part2


New Miracle Has Come!!!

                Rencana Allah emang lebih indah dibanding rencana sendiri yang indahnya cuma fartamorgana. Setalah keterpurukan (sebagaimanatersuratdalam-part1) itu. Kini kita sudah bisa memulai kehidupan kita masing-masing tanpa saling tergantung dan mengganggu satu-sama-lain, kini kita saling melengkapi sebagai mana Angel yang tidak pernah kehilangan Miracle-nya. Yap, semoga saja demikian. Semua ungkapan dari rasa yang tersimpan rapi semala 3 tahun kebelakang memang tidak berubah dan mungkin tidak akan berubah. Sekarang aku tau dia sudah tak sendiri, dia sudah menemukan seseorang yang dapat menemaninya. Tak masalah, aku akan tetap menjadi seseorang yang ia cari ketika tak ada lagi tempat untuknya singgah. Karna aku tujuan akhir~ dudududu =DD.
                Selalu inget kata-katanya, “kalo kita jodoh kenapa engga? Percaya deh. kita sering banget lost-contact tapi liat, selalu ada jalan untuk kita ketemu dan saling-sapa lagi. JHahaha sebernya masih banyak banget kekecewaan yang hinggap untuknya tapi nikmati saja.
                Setelah perjalanan panjang selama tiga tahun ini, kini aku pun menemukan seseorang yang benar-benar mampu membuatku melupakannya dan kembali membuka hati untuk hal-hal baru yang mungkin akan sama menyenangkan bahakan lebih menyenangkan dari kisah titik koodinat 6°LU - 11°'LS itu. Semoga saja. Untuk hal ini udh sering dibahas di postingan-postingan sebelumnya. Seseorang yang wataknya ga jauh beda sama seseorang yang sangat sulit aku lupakan keberadaannya itu kini menemani dan memberi warna baru dalam perjalan ini. Dengan sifatnya yang cu-ek tapi ngegemesin itu.. aaa I Love it. Wish we’ll always be together (◠‿◠)/